Sabtu, 13 Juni 2009

rumah nyaman dalam segala cuaca

Ya, perubahan cuaca adalah faktor penting yang harus dipertimbangkan dalam “ritual” perawatan rutin sebuah bangunan rumah tinggal. Kondisi cuaca akhir-akhir ini yang kurang bersahabat memberikan dampak kepada perlunya diadakan perawatan ekstra pada rumah tinggal.

Atap bocor, dinding luar rumah mengelupas, atau bahkan mulai berjamur, genangan air pada teras rumah yang meninggalkan bercak kotoran dan susah dibersihkan, merupakan beberapa contoh dampak dari perubahan cuaca pada rumah tinggal Anda.

Nah, agar kondisi rumah tetap aman dan nyaman ditempati meski cuaca sedang tak bersahabat, berikut beberapa antisipasi yang dapat Anda lakukan untuk mengantisipasi dampak cuaca pada rumah, baik dari segi desain maupun perawatan fisik luar bangunan.

Atap
Bila rumah Anda menggunakan atap genting, perhatikan kemiringan atapnya. Usahakan kemiringan atap idealnya lebih dari 20 derajat. Semakin landai kemiringan atap rumah, semakin cepat air mengalir pada saat hujan deras, sehingga tempias dapat diminimalisasi.

Gunakan material penutup atap yang memiliki detail sambungan antara genting yang cukup presisi, seperti genting beton atau genting keramik.

Untuk menghindari bocor pada atap genting, dapat juga disiasati dengan diberi lapisan aluminium foil (dipasang di bawah reng genting). Sementara untuk atap yang menggunakan dak beton, pastikan telah dilapisi cat waterproofing untuk menghindari rembesan air, terutama pada bagian sudut-sudut atap.

Material plafond dari bahan semen fiber (GRC board) cukup efektif meminimalkan biaya perawatan interior bila terjadi kebocoran kecil atau tempias pada saat hujan deras. Apalagi, bahan ini lebih menyerap air dibandingkan gypsum, sehingga bercak air yang dapat menyebabkan kebocoran tidak akan terjadi terlalu parah.

Dinding
Agar dinding rumah tidak terkena rembesan air hujan, gunakan cat yang memiliki kualitas tahan terhadap cuaca. Cat jenis waterproofing dapat menjadi pilihan alternatif namun tepat. Penggunaan batu alam dan treatment dinding tekstur ekspos pada eksterior rumah dapat juga dijadikan pilihan alternatif untuk meminimalisasi biaya perawatan rumah.

Nah, apabila Anda memang sudah menggunakan batu alam sebagai bahan penutup dinding, jangan lupa melakukan proses coating (pelapisan) agar dinding tidak mudah berjamur. Dan ingat, semakin lebar teritis atap, semakin efektif melindungi atap dari dampak cuaca buruk.

Jendela & Pintu
Bila jendela dan pintu rumah yang berhubungan langsung dengan ruang luar menggunakan bahan kayu, pastikan Anda menggunakan bahan yang berkualitas baik, seperti kayu jati atau jenis kayu lain yang telah melalui proses oven untuk memperlambat lapuknya kayu akibat perubahan cuaca.

Untuk meminimalisasi biaya perawatan material, bahan aluminium atau material yang berbahan dasar PVC dapat menjadi pilihan alternatif untuk jendela dan pintu yang langsung terhubung ke luar bangunan rumah. Jangan lupa, gunakan pula kanopi untuk memaksimalkan perlindungan terhadap jendela dan pintu dengan lebar minimum 85 cm.